Sosiologi Pengetahuan dan Agama: Pemikiran Peter Ludwing Berger

Peter Ludwing Berger adalah salah seorang sosiolog yang produktif, dalam sosiologi pengetahuan ia menolak gagasan positivisme  alasanya kurang humanis dibandingkan gagasan fenomenolog.

Positivisme adalah aliran filsafat yang beranggapan bahwa pengetahuan itu semata-mata berdasarkan pengalaman dan ilmu yang pasti. Sedangkan Fenomenolog adalah ilmu tentang perkembangan kesadaran dan pengenalan diri manusia sebagai ilmu yang mendahului ilmu filsafat atau bagian dari filsafat.

Filsafat yaitu 1 pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai hakikat segala yang ada, sebab, asal, dan hukumnya; 2 teori yang mendasari alam pikiran atau suatu kegiatan; 3 ilmu yang berintikan logika, estetika, metafisika, dan epistemologi; 4 falsafah,

Melalui konsep sosiologi, pengetahuan Berger melihat kenyataansebagai dua: obyektif dan subyektif. Berger setuju dengan anggapan antropologis Karl Marx tentang realitas objektif manusia sebagai produk sosial-budaya, namun, dalam real- itas subjektif, manusia adalah organisme yang memiliki kecenderungan tertentu dalam masyarakat dan bersifat interpretatif.

Berger membentuk teorinya tentang konstruksi realitas dalam tiga tahap: eksternalisasi, objektifikasi, dan internalisasi.


Leave a Reply

Your email address will not be published.